Larut
03.10
Menjelang malam kekanakkanku belum pergi
Aku endapkan harapan
Tak larut walau bersama sahabat
Waktu berjalan tertatih
jauh sebelum itu
Secercah senyum telah lama mengintaiku
Terpancar jelas lewat etalase kaca
Butir-butir keringat mu adalah saksi dalam diammu
Aku menyadari itu
Sebab kekanakkanku menjadi-jadi
Detik berlalu
Kau menjauh dengan pipi semerah cherry
Malu
3 Maret 2012 pukul 0:13
0 komentar