rindu
02.22
di sudut ku menanti
tertawa
menangis
menggerutu pada buku
betapa rindu ini mengais-ngais
memaksa menatap meratap
kamu segalanya
setidaknya untukku
dalam remang malam
aku terlanjur mandi dalam pekat
merekat akal
kau mengekal dalam ilusi
seperti senja terhujam dalam rona langit
tariklah aku
jatuh berlumur sendumu
rintih menahan rindu
maaf, aku terlalu berharap
hardianti, 20 March 2013
at asrama ui
0 komentar